Pengertian, Sumber, Sifat, Sanksi dan Contoh Norma Agama

Norma Agama sering di ungkapkan sebagai sesuatu yang sakral dan sepertinya di anggap tidak penting oleh sebagian kalangan, padahal ini adalah hal dasar yang seharusnya di terapkan oleh seorang manusia, mengapa demikian?, berikut kami tuliskan semua hal tentangnya.

Bahasan kali ini tentang Pengertian, sumber, sifat, sanksi dan contoh norma Agama, insya Allah bahasan lengkap dan mudah untuk di pahami.

norma agama

Pengertian Norma Agama

Apa yang dimaksud dengan norma agama?, untuk memudahkan kita dalam mengartikan istilah tersebut, sebelumnya kita harus tahu dahulu definisi dari dua kata tersebut yaitu Norma dan Agama.

Norma adalah aturan, kaidah atau ukuran yang di pakai sebagai tolok ukur dalam menilai atau membandingkan suatu perbuatan manusia.

Agama adalah aturan yang datang dari Allah Subhana hu wataa’la kepada manusia sebagai petunjuk dalam mengarungi kehidupan ini.

Dari definisi kedua kata tersebut, baru kita bisa menarik kesimpulan dari apa arti dari norma agama tersebut, berikut pengertian yang tepat.

Pengertian norma Agama adalah aturan, kaidah atau ukuran yang di pakai sebagai tolok ukur dalam menilai atau membandingkan suatu perbuatan manusia dengan manusia lainnya juga dengan Tuhan (Allah azza wajalla) berdasarkan ajaran Agamanya berupa perintah dan larangan.

Ajaran Agama, dalam hal ini Islam, berarti ajaran yang bersumber dari Al Quran dan Hadits yang mana semua itu datangnya dari Allah Subhana hu wataa’la.

Sumber Norma Agama Adalah?

Norma agama bersumber dari Allah Subhana hu wataala, atau bisa kita perinci lagi menjadi:

Sumber norma agama adalah Al Quran, Hadits juga keterangan, ijma dan qiyas Ulama yang mana keterangan, ijma dan qiyas ini berdasarkan Al Quran dan Hadist juga.

Ringkasnya sumber norma Agama adalah Kitabullah (Al Quran dan Hadits) yang di turunkan Allah kepada hambanya.

Karena bersumber dari Tuhan (Allah Subhana hu wataa’la) maka norma ini adalah mutlak suatu aturan yang kuat tidak bisa di bantah dan di tawar dan tentu bermanfaat untuk manusianya itu sendiri.

Sifat Norma Agama

Norma agama bersifat wajib atau mutlak tidak bisa di ubah dan merupakan suatu kewajiban yang di bebankan kepada Manusia untuk taat, tunduk serta patuh kepada norma tersebut berupa perintah dan larangan.

Tentunya dalam norma Agama itu di dalamnya terdapat perintah dan larangan, yang tentu semua itu untuk kebaikan manusia itu sendiri.

Bisa juga di katakan ini adalah bentuk kasih sayang Allah Azza wa jalla kepada umatnya agar tidak tersesat dan agar mendapatkan petunjuk-Nya.

Karena ini adalah produk aturan dari yang maha mengetahui akan apa saja yang baik dan buruk bagi manusia tersebut.

Siapa yang lebih paham dan mengetahui sesuatu selain yang menciptakannya, begitu pun dengan Manusia. Karena yang menciptakan manusia adalah Allah maka Allah jugalah yang mengetahui tentang baik dan buruknya akan apapun yang berkaitan dengan tingkah laku manusia.

Sanksi Norma Agama

Karena Norma ini datangnya dari Allah azza wajalla maka sanksi yang akan di terima juga harus sesuai dengan hukum dan syariat Islam yang juga berasal dari Allah, apa saja sanksi yang akan kita terima?.

Secara garis besar sanksi yang akan di terima oleh manusia ketika melanggar norma agama terbagi menjadi 2 yaitu sangsi di dunia dan sanksi di akhirat.

Sanksi di dunia jika di suatu negara menerapkan hukum Islam, maka sesuai dengan syariat Islam, misal jika mencuri dengan nilai sekian akan di potong bagian tangan, jika membunuh maka akan di berikan sanksi pancung dan lain sebagainya sesuai dengan kadar pelanggaran norma yang dilakukannya.

Tapi jika di suatu negara menerapkan hukum batil seperti demokrasi, maka hukumannya juga mengikuti hukum negara tersebut.

Sedangkan untuk sanksi di akhirat, maka sesuai dengan janji-Nya, yaitu akan di siksa dengan siksaan yang pedih kelak di neraka sesuai dengan kadar dosa atau pelanggaran Norma yang di lakukan.

Sanksi Norma Agama adalah hukuman di dunia dan juga di akhirat sesuai dengan hukum atau sayariat yang tercantum di dalam aturan syariat (atau agama tertentu)

Contoh Norma Agama

Sebutkan contoh norma agama?, apakah jika ada yang mengajukan pertanyaan tersebut kita bisa menjawabnya, jika tidak, berikut kami berikan beberapa contoh dari norma Agama.

Contoh Norma Manusia dengan Allah

  • Mengimplementasikan tauhid atau keesaan Allah dalam setiap ibadah kita dengan tidak menyekutukannya dan beribadah kepada selain-Nya.
  • Menjalankan syariat agama yang hukumnya wajib dengan sempurna berdasarkan contoh yang di berikan oleh para Sahabat dan Ulama salaf.
  • Menjalankan sholat 5 waktu.
  • Menjalankan Puasa Ramadhan selama sebulan penuh.
  • Membayar zakat harta dan juga zakat fitrah bagi yang mampu.
  • Melakukan ibadah haji bagi yang mampu.
  • Ikhlas dalam melakukan ibadah kepada Allah.
  • Yakin terhadap semua takdir yang kita terima berupa takdir baik maupun buruk.
  • Meyakini bahwa Al Quran adalah benar sebagai kalam Allah.
  • Meyakini hukum terbaik adalah hukum Allah dan tidak ada yang bisa menggantikannya, apalagi dengan hukum demokrasi yang merupakan hukum batil.
  • Berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa.
  • Meninggalkan semua hal yang di larang oleh-Nya.
  • Menuntut Ilmu untuk mengetahui berbagai macam syariat yang di bebankan kepada kita sebagai manusia.

Contoh Norma Manusia dengan Sesama

  • Berbakti kepada orang tua.
  • Menolong kerabat dan manusia pada umumnya jika membutuhkan pertolongan kita.
  • Menjenguk kerabat yang sakit.
  • Mendoakan kebaikan kepada saudara semuslim.
  • Berbuat baik kepada tetangga dan manusia pada umumnya walaupun berbeda agama.
  • Bersedekah semampu kita, bisa dengan harta, tenaga, pikiran maupun senyuman tulus.
  • Menjadi manusia yang bermanfaat bagi manusia lainnya, minimal kita tidak menyusahkan orang lain.
  • Mengunjungi orang tua dan kerabat (silaturahmi).
  • Mengajarkan ilmu yang bermanfaat.
  • Memelihara anak yatim.
  • Memberikan makan fakir miskin.
  • Dan lain sebagainya berupa kebaikan yang kita lakukan kepada manusia lain.

Contoh Pelanggaran Norma Agama

  • Melakukan kesyirikan yaitu Beribadah kepada kubur, pohon, api dan lain sebagainya walaupun di satu sisi dia pun beribadah kepada Allah.
  • Berkurban kepada selain Allah.
  • Melakukan ibadah yang tidak ada dasarnya dari Agama (bid’ah).
  • Melakukan ibadah dengan mengharapkan pujian manusia “riya”.
  • Malas bahkan tidak melakukan ibadah wajib, seperti sholat 5 waktu, puasa, zakat dll.
  • Melakukan yang di larang dalam agama.
  • Berbuat dzalim kepada sesama manusia.
  • Mencuri, korupsi, malak, menyakiti hati ataupun fisik orang lain.
  • Berbohong dan berbuat curang dalam muamalah.
  • Cuek dan tidak peduli kepada tetangganya yang sedang kesulitan.
  • Tidak memberi makan orang miskin padahal dia tahu dan mampu untuk melakukannya.
  • Ugal ugalan ketika membawa kendaraan di jalan yang membahayakan pengguna jalan lain.

Catatan Tambahan

Norma Agama di dalam Islam dan sebagian besar yang kami tuliskan disini juga berkaitan dengan Norma dalam agama islam ada yang hukumnya wajib dan sunnah, jika wajib maka ketika manusia tidak melaksanakannya maka akan mendapatkan sanksi, tapi untuk sunnah, jika kita tidak melaksanakannya maka kita tidak akan mendapatkan hukuman.

Seperti misalkan sholat 5 waktu, maka ini adalah kewajiban yang harus di lakukan jika tidak maka akan mendapatkan sanksi.

Melakukan puasa sunnah, ini adalah contoh hukum ibadah sunnah yang jika kita tidak melakukannya tidak akan mendapatkan sanksi.

Demikian yang bisa kami tuliskan, jika ada kritik atau saran silahkan berikan komentar di bawah, semoga bermanfaat, wallahu a’lam.

Baca Juga:

Speak Your Mind

*