Jelaskan Latar Belakang Terjadinya Perang Tabuk?

Jelaskan latar belakang terjadinya perang tabuk?, berikut ini jawaban dan penjelasan lengkap berdasarkan hadits dan keterangan Ulama siroh Nabi.

Jelaskan Latar Belakang Terjadinya Perang Tabuk

Perang tabuk adalah perang yang sangat berat ketika permulaan pengumpulan pasukan untuk memulai ekspedisi ini, karena kondisi saat itu, musim panas yang sangat parah di jazirah arab yang orang arab mengatakan panasnya bisa mendidihkan kepala.

Dan bersamaan juga dengan akan datangnya waktu panen kurma, jika di tinggalkan berperang maka kurma kurma ini akan membusuk di pohonnya. Lalu apa yang menjadi latar belakang terjadinya perang tabuk ini? Berikut ulasannya.

Jelaskan Latar Belakang Terjadinya Perang Tabuk?

Yang melatar belakangi terjadinya perang tabuk adalah:

Adanya kabar yang di bawa oleh para saudagar muslim, bahwa tentara Romawi akan menyerang semua daerah kekuasaan islam di jazirah Arab, termasuk Madinah, dengan membawa pasukan yang sangat besar.

Berikut Ceritanya:

Pasukan Romawi di kabarkan berjumlah 40.000 pasukan termasuk di dalamnya para kabilah Arab yang beragama Nasrani.

Mendengar kabar tersebut, keadaan di kota Madinah menjadi genting yang di perparah lagi dengan kelakukan orang orang munafik yang menghembuskan kabar bahwa tentara Romawi sudah akan datang di Madinah.

Begitu gentingnya, Sampai sampai ketika kaum anshar saat mengetuk rumah Umar bin Khatab radiallahu anhu, Umar bertanya, “apakah tentara Romawi sudah datang?”.

Cuaca Jazirah Arab Sangat Panas

Ditambah lagi kondisi cuaca di jazirah arab sedang sangat panas dan panasnya sampai ke derajat tertinggi, karena pada saat itu adalah musim panas menjelang musim gugur, yang di kenal dengan musim maut yang mencekam ketika berada di gurun pasir.

Orang orang arab lebih suka berada di rumah atau berada di kebun kebun dari pada bepergian, sehingga jalan jalan di kota madinah sangat lenggang.

Sudah menjadi kebiasaan Rasullullah Sallalahu alaihi wassallah, jika mendengar ada pasukan yang akan menyerang, maka Bekiau sallalahu alaihi wassalam akan menyiapkan pasukan untuk menyerang terlebih dahulu.

Beliau tidak menunggu musuh menyerang , tapi pasukan musliminlah yang akan menyerang, karena secara mental penyerang akan lebih siap dan jika ada hal yang tidak diinginkan selama peperangan pasukan bisa mundur untuk mengatur strategi lainnya.

Maka rasullullah Sallalahu alaihi wassalam pun mengumumkan kepada kaum muslimin agar berangkat berjihad melawan tentara Romawi.

Seperti yang sudah di jelaskan di atas bahwa kondisi jazirah Arab sedang musim panas yang mencapai derajat tertinggi, sampai sampai orang arab mengatakan bahwa panasnya bisa mendidihkan kepala.

Di tambah lagi dengan akan datangnya musim panen buah kurma, jika buah kurma di tinggalkan untuk berangkat perang, maka buah tersebut akan busuk di pohon.

Orang Munafik dan Beriman

Karena kondisi yang serba sulit ini, maka kaum Muslim terbagi menjadi 2 golongan, yaitu orang munafiq yang tidak mau ikut perang dan orang yang lurus keimanan nya untuk berangkat menuju medan jihad.

Dalam persiapan perang tabuk inilah terjadinya perlombaan sedekah antara para Sahabat radiallahuanhum ajmain guna membiayai pasukan perang.

Akhirnya terbentuklah pasukan kaum Muslimin dan yang tinggal adalah kaum munafiq dan orang muslimin yang nanti akan kena hajr.

Singkat cerita.

Melalui perjalanan yang sangat berat, akhirnya pasukan Muslimin sampai ke tabuk, tapi karena kaum muslimin begitu gagah berani menerjang gurun pasir yang sangat panas, membuat pasukan Romawi ciut dan mereka mundur tanpa berperang.

Kaum muslimin akhirnya sampai ke kota madinah dengan susah payah dan membawa kemenangan besar.

Kesimpulan, Jawaban Lengkap

Jawaban lengkap dari pertanyaan jelaskan latar belakang terjadinya perang tabuk adalah:

  • Karena adanya kabar yang di bawa oleh para saudagar muslim, bahwa tentara Romawi akan menyerang semua daerah kekuasaan islam di jazirah Arab, termasuk Madinah, dengan membawa pasukan yang sangat besar.
  • Karena adanya kabar itu, maka Rasullullah sallallhu alaihi wassalam membentuk pasukan untuk mendahului pasukan romawi dalam penyerangan.
  • Walaupun untuk membentuk pasukan saat itu sangat sulit, karena berbagai rintangan yang telah kami tuliskan diatas, tapi akhirnya pasukan bisa berangkat dan menyisakan kaum munafik, lalu kembali dengan kemenangan besar.

Demikian uraiannya, wallahu a’lam.

Baca juga jawaban dari pertanyaan:


Speak Your Mind

*