Doa Untuk Kedua Orang Tua Yang Sudah Meninggal Latin & Artinya

Doa untuk kedua orang tua yang sudah meninggal dalam bacaan Arab, Latin dan Artinya, tidak lupa kami tuliskan juga doa kedua orang tua yang masih hidup sesuai sunnah.

Orang tua adalah manusia yang sangat berjasa bagi kehidupan kita, betapa tidak, tanpa ada keduanya kita tidak akan hadir ke dunia ini, itu di lain sisi.

Dan disisi lainnya, ternyata manusia yang paling berjasa di kehidupan kita adalah Nabi Muhammad Sallallahu alaihi wassalam. Mengapa Nabi di katakan sebagai manusia paling berjasa?.

Karena di tangan beliaulah syariat Islam menyebar, sehingga orang tua kita mengenal Islam dan mengajarkannya kepada kita dan kita-pun dapat mengenal syariat yang sempurna ini serta mengamalkannya.

Kalau orang tua kita adalah salah satu sebab atau washilah adanya kita, sedangkan Nabi Muhammad adalah jalan keselamatan bagi kita di dunia dan akhirat.

Bukan maksud untuk mengecilkan jasa orang tua kita, tapi syariat mengajarkan seperti itu, seperti sabda beliau tentang kecintaan kepada Beliau sallalahu alaihi wassalam harus di utamakan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

“Demi Allah, salah seorang dari kalian tidak akan dianggap beriman hingga diriku lebih dia cintai dari pada orang tua, anaknya dan seluruh manusia.” [HR. Al-Bukhari daan Muslim].

Berbakti Kepada Orang Tua

Tapi syariat juga mengajarkan agar kita berbakti kepada Orang tua, sebagaimana firman Allah dalam Surat Al Isra Ayat 23, yang berbunyi:

وَقَضَى رَبُّكَ أَلاَّ تَعْبُدُواْ إِلاَّ إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَاناً

Artinya: “Tuhanmu memerintahkanmu agar kamu tidak menyembah kecuali kepada-Nya dan untuk berbakti kepada kedua orang tua.” [QS. Al Israa’: 23]

Nabi Sallalahu alihiwassalam juga mengatakan bahwa dosa terbesar setelah syirik adalah durhaka kepada orang tua, ini menandakan besarnya nilai orang tua dalam agama Islam, Beliau bersabda:

“Maukah kalian kuberitahukan tentang dosa besar yang terbesar?” Maka para sahabat mengatakan, “Tentu mau wahai Rasulullah”. Maka beliau mengatakan, “Yaitu mempersekutukan Allah dan durhaka kepada kedua orang tua.” [HR. Bukhari dan Muslim]

Dalam syariat juga di jelaskan kalau ridha orang tua menjadi salah satu sebab turunnya Ridha Allah ta’ala. Nabi bersabda,

“Ridha Allah ada pada ridha kedua orang tua. Dan murka-Nya ada pada murka kedua orang tua.” [HR. At Tirmidzi, dinilai shahih oleh Al Albani dalam Shahihul Jaami’ no. 3500]

Doa Untuk Kedua Orang Tua

Jikalau orang tua kita masih hidup, maka selayaknya bagi kita untuk berbakti kepada mereka dan mendoakannya, tapi kalau sudah meninggal, maka satu-satunya cara adalah dengan menjadi anak yang sholeh dan mendoakan mereka, sebagaimana hadits riwayat Muslim berikut.

Jika seseorang telah meninggal dunia maka terputuslah amalannya kecuali 3 perkara, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak yang sholeh yang mendoakannya. [HR. Muslim]

Doa yang kita panjatkan kepada orang tua kita, sebenarnya bisa dengan doa apa saja yang intinya meminta kepada Allah agar mereka berdua di berikan kesehatan, kelimpahan rezeki, hidayah, kemudahan beramal sholeh, maupun ampunan dan agar Allah menempatkan orang tua kita di tempat yang terbaik jika sudah meninggal.

Tapi memang lebih baiknya berdoa dengan doa yang sudah di contoh-kan oleh Nabi kita, seperti beberapa contoh doa kepada orang tua berikut ini.

Doa Untuk Orang Tua Yang Masih Hidup

doa untuk kedua orang tua

اَللّهُمَّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا

Bacaan Latin: “Allohummaghfirli Waliwaalidayya War Hamhumaa Kama Robbayaanii Shaghiira”

Artinya : Wahai Tuhanku, ampunilah saya dan kedua orang tua saya dan sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangi saya diwaktu kecil”

Doa istigfar ini sebenarnya bisa di gunakan saat orang tua kita masih hidup maupun sudah meninggal, tapi seperti yang kami singgung di atas bahwa doa kita kepada orang tua tidak terbatas ini saja.

Tapi bisa juga kita memintakan rahmat, hidayah, iman dan islam juga rezeki dan apapun bentuknya yang merupakan kebaikan untuknya. Dan doa tersebut tidak mesti menggunakan bahasa Arab, tapi bisa dengan bahasa yang kita pahami.

Doa Untuk Kedua Orang Tua Yang Sudah Meninggal

Dalam salah satu hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, yang mahfumnya:

“Sesungguhnya Allah ‘azza wajalla akan mengangkat derajat seorang hamba yang shalih di surga, hamba itu kemudian berkata; ‘Wahai Rabb, dari mana semua ini? ‘ maka Allah berfirman; ‘Dari istighfar anakmu.’”

Dan di antara bentuk doa dan permohonan ampunan (istigfar) tersebut ialah :

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ

Latinnya: “ROBBIGH FIRLI WA LIWALIDAYYA”

Artinya : “Ya Tuhanku! ampunilah Aku, dan kedua orang tuaku.” (QS. Nuh : 28)

وَقُل رَّبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا

Latin: “ROBBIRHAMHUMA KAMAA ROBBAYANI SHOGHIRO”

Artinya : “Dan ucapkanlah: “Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil”. (QS. Al Isra : 24)

Dan doa ini biasanya kita gabung menjadi doa istigfar:

اَللّهُمَّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا

Bacaan Latin: “Allohummaghfirli Waliwaalidayya War Hamhumaa Kama Robbayaanii Shaghiira”

Artinya : Wahai Tuhanku, ampunilah saya dan kedua orang tua saya dan sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangi saya diwaktu kecil”

Juga salah satu doa untuk kedua orang tua kita yang telah meninggal adalah doa pada saat sholat jenazah, yang doanya adalah:

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَاَهْلًا خَيْرًا مِنْ اَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَ مِنْ عَذَابِ النَّارِ

Latin: Allâhummaghfir lahu warhamhu wa ‘âfihi wa‘fu anhu wa akrim nuzulahu wa wassi’ madkhalahu waghsilhu bilmâ’i wats tsalji wal baradi, wa naqqihi minal khathâyâ kamâ naqaita ats-tsauba al-abyadh minad danasi, wa abdilhu dâran khairan min dârihi wa ahlan khairan min ahlihi wa zaujan khairan min zaujihi wa adkhilhu al-jannata wa a’idzhu min ‘adzâbil qabri wa min adzâbinnâr

Artinya: “Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, bebaskanlah dan maafkanlah dia. Muliakanlah tempatnya, luaskanlah kuburnya, dan mandikanlah ia dengan air, salju, dan es. Bersihkan dia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan baju yang putih dari kotoran. Berikan ia rumah yang lebih baik dari rumahnya (di dunia), keluarga yang lebih baik dari keluarganya, pasangan yang lebih baik dari pasangannya. Kemudian masukkanlah ia ke dalam surga dan lindungilah ia dari siksa kubur dan siksa neraka.

Kesimpulan Doa Kedua Orang Tua

  • Kedua rang tua kita adalah orang yang sangat spesial bagi kita dan mempunyai kedudukan khusus bagi seorang anak, karena itulah yang di ajarkan oleh syariat Islam.
  • Tapi perlu di ingat juga, janganlah kecintaan kita kepada orang tua melebihi cinta kita kepada Allah dan Rasul-Nya Sallalahu alaihi wassalam.
  • Berbakti kepada kedua orng tua hukumnya wajib, walaupun orang tua kita seorang yang kafir atau berlaku zalim kepada kita.
  • Karena berbakti hukumnya wajib, maka durhaka kepadanya masuk kedalam dosa besar.
  • Selagi orang tua kita masih hidup maka berbaktilah dengan sebaik-baiknya, karena ini adalah salah satu pintu rahmat Allah, juga ridho orang tua adalah ridho Allah.
  • Salah satu cara berbakti kepada orang tua adalah dengan mendoakan mereka berdua, baik mereka masih hidup maupun sudah wafat.
  • Doa kepada orang tua sesuai sunnah dan yang lebih afdhol adalah doa seperti yang kami tuliskan di atas.
  • Jika kita tidak mampu menghafal doa tersebut, atau jika kita ingin mendoakan kebaikan lainnya, maka kita bisa menggunakan bahasa yang kita pahami.
  • Inti doa kepada orang tua kita adalah doa kebaikan dunia, akhirat dan juga ampunan atas dosa dan kesalahan mereka.

Demikian uraian doa untuk kedua orang tua, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal, semoga kita bisa berbakti kepada mereka dengan sebenar-benarnya bakti. Wallahu a’lam.


Speak Your Mind

*