Ceramah Singkat Tentang Ilmu yang Lengkap Disertai Dalil Sahih

Contoh ceramah singkat tentang ilmu, yang bisa di pakai untuk khotbah jumat maupun kultum, bahasan yang padat tapi ringkas dan langsung kepada inti dari kewajiban dan keutamaan menuntut ilmu. 

Contoh ceramah ini akan kami bagi ke dalam 3 bagian diantaranya, pembukaan atau mukadimah, isi ceramah tentang Ilmu dan penutupan.

Contoh Ceramah Singkat Tentang Ilmu

ceramah singkat tentang ilmu

Mukadimah

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarakatuh

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَتُوْبُ إِلَيْهِ ، وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا ؛ مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَاهَادِيَ لَهُ ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ،

Innalhamdalillahi nahmaduhu wanasta’iinuhu wanastaghfiruhu Wana’udzubiillah minsyurruri ‘anfusinaa waminsayyi’ati ‘amaalinnaa Manyahdihillah falah mudhillalah Wa man yudhlil falaa haadiyalah Wa asyhadu allaa ilaaha illallaah wahdahu laa syariikalah wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa rasuuluh.

، أَمَّا بَعْدُ, إِتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَتَمُوْتُونَّ إِلاَّ وَاَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

Ammaa b’adu, ittaquullaha haqqo tuqotihi walatamuutuunna illa wa antum muslimun

Isi Ceramah Singkat Tentang Ilmu

Wajibnya Menuntut Ilmu

Selama ini kita menganggap ilmu agama adalah sesuatu yang tidak penting, karena kebanyakan kita tidak mengetahui bahwa menuntut ilmu dalam agama Islam adalah suatu kewajiban, dalam salah satu sabdanya Rasullullah sallallahu alaihi wassalam menjelaskan,

طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ

Latinnya: “Tholibul ilmi faridhotan a’la kulli muslimin”

Artinya: “Menuntut ilmu itu wajib atas setiap Muslim” [HR. Ibnu Majah no. 224].

Hadits ini adalah dalil wajibnya setiap muslim untuk menuntut Ilmu agama.

Ingat, yang perlu di perhatikan disini adalah Ilmu Agama atau Ilmu syar’i bukan Ilmu dunia, maknanya kita di wajibkan untuk mempelajari ilmu agama, terutama ilmu yang berkenaan dengan amalan yang fardhu a’in.

Karena suatu amalan yang mengikuti atau mengharuskan adanya amalan tersebut maka hukumnya mengikuti amalan yang di tuju.

Misal, puasa adalah kewajiban setiap muslim, maka mempelajari ilmu tentang puasa adalah wajib.

Dalam perkara ibadah, misal sholat maka berwudhu sebelum sholat adalah wajib, disini wudhu yang awalnya sunnah bisa menjadi wajib karena wudhu adalah salah satu syarat sahnya sholat.

Begitu juga dengan ibadah yang wajib, maka mempelajarinya adalah suatu kewajiban juga, karena mustahil kita tahu rukun puasa dan pembatal puasa kalau tidak tahu ilmunya.

Keutamaan Menuntut Ilmu

Sesuatu yang Allah wajibkan maka akan diikuti dengan keutamaan atau fadhilah, perhatikan hadits berikut,

مَنْ سَلَكَ طَرِيْقًا يَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا، سَهَّلَ اللهُ لَهُ بِهِ طَرِيْقًا إِلَى الْجَنَّةِ

Bacaan Latinnya: “Man salaka thoriqon yaltamisu fihi i’lman sahhallahu bihi thoriqon ilal jannah”

Artinya: Barang siapa yang berjalan untuk mencari ilmu, Allah akan memudahkan dirinya jalan menuju surga. hadist dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu [HR. Muslim].

Sebagian ulama memandang hadits ini sebagaimana teks nya yaitu usaha kita dalam mendatangi majelis ilmu sudah di hitung sebagai pahala yang dengannya akan Allah mudahkan jalan menuju surga.

Sebagian ulama lagi mengatakan bahwa dengan mendatangi majelis ilmu maka kita akan mengetahui berbagaimacam hukum islam, yang dengan pengetahuan tersebut maka kita akan berjalan sesuai dengan ilmu syariat.

Sehingga amalan yang kita jalankan sesuai dengan ajaran islam atau sesuai dengan sunnah, maka dengannya Allah akan mudahkan jalan kita menuju surga.

مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِى الدِّينِ

Bacaan Latin:

“Man yuridillahi khaoyron yufaqihhu fiddiin”

Artinya: “Barang siapa yang Allah kehendaki kebaikan, maka Allah akan memahamkan dia tentang ilmu agama.” [HR. Bukhari no. 71 dan Muslim No. 1037].

Allah tidak berkata akan memberikan harta tapi Allah berkata akan memberikan pemahaman ilmu Agama kepada orang yang Allah hendaki kebaikan.

Selama ini kita hanya berkutat dengan masalah dunia, sehingga punya pemikiran harta adalah tanda kebaikan yang Allah berikan.

Ternyata hal itu salah besar, kepahaman akan ilmu agama lah yang menjadi patokan, maka alangkah meruginya orang yang tidak mau belajar ilmu Agama.

Dalam salah satu hadits nabi menyebutkan, bahwa Allah murka kepada seseorang yang mempunyai ilmu dunia bahkan mahir dalam perkara dunia tapi jahil atau bodoh dalam perkara agama.

Kalau kita lihat dalam realita kehidupan sekarang ini, betapa banyak seseorang yang mempunyai titel berderet dari DR, Profesor, sarjana dan sebagainya, tapi ketika di tanya perkara dasar terkait rukun sholat, mereka tidak mengetahuinya.

Padahal kalau mau kita merenung sejenak, kehidupan dunia ini adalah kehidupan yang fana dan hanya sebentar saja, sedangkan akhirat adalah kehidupan yang abadi dan tidak ada akhirnya.

Apakah pantas kita berusaha sekuat tenaga untuk perkara dunia sedangkan lalai dan santai untuk perkara Akhirat, sungguh ini adalah perbuatan yang tercela.

Penutup

Setelah kami uraikan perkara wajibnya menuntut ilmu bagi seorang muslim lalu keutamaan menuntut ilmu, sekarang apa yang harus kita lakukan?.

Keputusan ini penting untuk kita, karena yang kita lakukan sekarang akan berdampak kepada kehidupan kekal kita di akhirat.

Langkah pertama yang perlu kita lakukan adalah dengan mengevaluasi diri kita dengan jujur, di antaranya adalah dengan melihat amalan wajib apa yang masih sering kita tinggalkan, lalu tanyakan lagi apakah amalan amalan wajib tersebut sudah benar dengan apa yang di ajarkan oleh nabi dan para sahabatnya?.

Langkah kedua adalah bertaubat kepada Allah atas kelalaian kita selama ini terkait tidak menunaikan kewajiban menuntut ilmu.

Langkah ketiga, kita mulai datangi najelis ilmu dan bertanya tentang berbagai permasalahan agama yang tidak kita ketahui.

Langkah ke empat,berdoa kepada Allah agar kita di jadikan orang yang bertakwa dan istiqomah dalam menuntut ilmu juga berdoa agar kita diberikan kepahaman akan ilmu agama.

Langkah kelima, amalkan ilmu yang kita dapatkan, ini perkara penting yang sering tidak diindahkan oleh para penuntut ilmu.

Ingat hadits tentang menuntut ilmu terkait keutamaan-nya, yang di katakan akan memudahkan jalan menuju surga, dengan mengamalkan ilmu yang kita pelajarilah kita akan mudah untuk memasuki surga.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ
الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرّحِيْمِ

“Baarokalloohu li walakum fiqur’anil kariim. Wanafa’ani waiyyakum  bima fiihi minal aayaati wadzdzikril hakim. Aqulu qouli hadza wastagfirullohal adhim lii walakum walisairil muslimiina walmuslimat walmukminina wal mukminat. Fastagfirullohal ’adhim li walakum  innahu huwal ghofururrohiim”

Demikian contoh ceramah singkat tentang ilmu, yang berkaitan tentang menuntut ilmu dan keutamaannya, anda bisa mengambil seluruhnya isi ceramah di atas atau bisa anda modifikasi sesuai dengan tema, untuk tema silahkan anda kembangkan dari bahan hadits tentang ilmu.

Baca juga contoh ceramah lainnya:


Speak Your Mind

*